SENJA DI PASAR ATAS MELETUP!! Launching dan Debut Outdoor Sanggar Bungo Sarumpun Bikin Penonton Tak Beranjak

Berita, Fashion, Nasional591 Dilihat

BUKITTINGGI — Sore itu, udara di kawasan Pasar Atas terasa berbeda.Terdengar suara tepuk tangan penonton pecah berulang kali dilantai 1 aula pertokoan pasar atas. Dikarenakan pertunjukan seni tari tradisional Anak-anak Sanggar Tari Bungo Sarumpun, mereka tampil begitu percaya diri dalam tarian Minang tradisional.penampilan anak anak sanggar bunggo sarumpun membawa aura baru bagi seni tradisi Minangkabau yang terus hidup di Bukittinggi kota wisata ini.

Momen penuh sejarah itu menjadi latihan outdoor perdana sekaligus launching resmi Sanggar Tari Bungo Sarumpun, yang langsung diresmikan oleh Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Bukittinggi, Syabirin Rahmat, didampingi tokoh-tokoh adat serta orang tua murid yang hadir dengan raut wajah bangga, terhadap penampilan anak anak mereka.

Syabirin Rahmat terlihat berkali-kali mengangguk puas. Sesekali ia tersenyum lebar melihat keberanian para penari cilik tampil di ruang publik yang dipadati pengunjung.
“Mau saja anak-anak tampil, itu sudah luar biasa. Kalau kegiatan seperti ini rutin, akan lebih keren lagi! Tidak ada komersil sedikit pun, murni kecintaan terhadap budaya Minang. Spektakuler!” ujarnya penuh apresiasi.

Ia menegaskan bahwa seni tradisi Minangkabau memiliki nilai budaya yang tinggi dan tetap mempesona lintas generasi.
“Tarian seperti ini sangat mahal nilainya. Kalau dibawa ke luar negeri, para perantau pasti rindu. Tamu mancanegara pun akan terkesima. Budaya Minang itu kuat, asli, dan memikat,” lanjutnya.

Tidak hanya memuji, Syabirin juga mengingatkan pentingnya pembinaan berkelanjutan terhadap generasi muda.
“Kalau tidak dibina, budaya kita bisa hilang pelan-pelan. Anak-anak ini adalah pewarisnya. Kita mesti terpanggil menjaganya. Jangan berhenti, teruslah berkembang,” pesannya.

Pada launching tersebut, anak-anak dari usia SD hingga SMA menampilkan beragam tarian seperti Tari Pasambahan, Tari Indang Prancis, Tari Selendang, hingga Tari Payung. Gerakan mereka kompak, ekspresi mereka hidup, dan setiap hentakan kaki seolah menyampaikan pesan kebanggaan sebagai anak Minang.

Sanggar Tari Bungo Sarumpun, yang berlokasi di Birugo Bungo, kini tumbuh menjadi wadah kreatif dan pusat pembinaan seni bagi anak-anak Bukittinggi dan sekitarnya. Para penarinya pun tak mampu menyembunyikan kegembiraan.
“Saya sangat senang bisa memperagakan kesenian Minang di depan banyak orang,” ujar salah satu penari dengan wajah sumringah.

Penampilan sore itu memberi sinyal kuat bahwa kecintaan generasi muda Bukittinggi terhadap budaya Minangkabau tidak hanya bertahan, tetapi semakin tumbuh dan mengakar. Bahkan, mereka siap membawa seni Minang kembali bersinar—hingga ke panggung internasional.

Dengan dukungan masyarakat, pemerintah, dan para tokoh budaya, Sanggar Tari Bungo Sarumpun diyakini akan menjadi rumah besar bagi lahirnya bibit-bibit penari masa depan yang membanggakan Ranah Minang.

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *