**Setahun Berkarya, Sanggar Bungo Sarumpun Jadi Rumah Belajar Tari Tradisional di Bukittinggi**

Berita, Fashion680 Dilihat

BUKITTINGGI — Sanggar seni Bungo Sarumpun genap berusia satu tahun. Perayaan hari jadi sanggar yang berlokasi di Birugo, Bukittinggi ini dimeriahkan dengan penampilan tari tradisional Minangkabau yang dibawakan puluhan anak didik binaan sanggar tersebut.

Sanggar Bungo Sarumpun dikenal sebagai wadah pelestarian budaya bagi generasi muda di kawasan Birugo. Sejak berdiri setahun lalu, sanggar ini konsisten mendidik anak-anak untuk menguasai berbagai jenis tari tradisional, mulai dari tari piring, tari payung, hingga tarian penyambutan tamu.

Pelatih utama sanggar, Bunda Pit, mengatakan pembinaan yang dilakukan tidak sekadar mengajarkan gerakan tari, tetapi juga menanamkan kecintaan terhadap budaya leluhur kepada anak-anak sejak usia dini.

“Anak-anak ini kita didik bukan hanya bisa menari, tapi juga paham makna dan filosofi di balik setiap gerakan tari tradisional kita,” ujarnya.

Ia menambahkan, dalam usia satu tahun perjalanan sanggar, capaian yang diraih anak didiknya sudah cukup membanggakan. Beberapa di antaranya telah tampil di berbagai acara adat dan seremoni resmi di Bukittinggi.

“Alhamdulillah, banyak orang tua yang mempercayakan anaknya untuk belajar di sini. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berkembang,” tegasnya.

Perayaan anniversary pertama ini turut dihadiri wali murid dan masyarakat sekitar Birugo yang antusias menyaksikan penampilan anak-anak sanggar. Suasana kian meriah dengan iringan musik tradisional dan kostum warna-warni yang dikenakan para penari cilik.

Bunda Pit berharap, ke depan Sanggar Bungo Sarumpun bisa terus menjadi rumah belajar seni budaya bagi anak-anak Bukittinggi dan sekitarnya, sekaligus mencetak generasi penerus yang bangga akan warisan budaya Minangkabau.

“Semoga di usia satu tahun ini, Bungo Sarumpun semakin dikenal dan terus melahirkan penari-penari cilik berbakat yang mengharumkan nama Bukittinggi,” pungkasnya.(*)

(Foto: Dok. Sanggar Bungo Sarumpun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *