SOLOK 4 MARET;Dalam gencar nya razia masalah tambang emas ilegal di seluruh wiyah beberapa bulan ini bahkan ada tim PKH yang dibentuk oleh pemerintah pusat,tetapi yang sangat aneh tambang emas di wilayah hukum kabupaten solok semakin marak terutama wilayah batang simpang yang ada di dua kecamatan,ya itu kecamatan hiliran gumanti dan kecamatan tigolurah,aktifitas [PETI] diwilayah ini soalah tidak tersentuh hukum hingga mafia tambang bekerja dengan bebas.
Dalam masalah kegiatan tambang emas ilegal ini masyarakat mulai resah karna merusak lingkungan seperti hutan dan sungai,air sungai yang dulu nya jernih kini berubah menjadi keruh,masyarakat setempat sangat berharap kepada kapolda sumbar segera menindak kegiatan tambang emas ini agar tidak semakin menjadi,sampai sekarang sudah puluhan yunit excavator yang bekerja siang malam menggali mencari emas,pohon-pohon besar sudah tumbang dan,hutan sudah gundul.
Yang jadi pertanyaan publik kenapa tambang kok bisa operasi besar-besaran memakai alat berat seperti excavator,kuat dugaan dalam masalah ini ada pembiaran atau ada yang membekingi,sampai-sampai perintah presiden pun tidak di hindahkan oleh penegak hukum,terlihat dalam fidio atau foto yang di ambil tanggal 27 februari sekitar jam 6 sore puluhan alat berat sedang bekerja mengeruk kekayaan alam indonesia.
Publik mulai curiga ada apa dengan mafia tambang emas kok bisa berani melakukan kegiatan tambang tampa rasa takut,masyarakat berharap penegak hukum segera menangkap pelaku ilegal tersebut,supaya hutan lindung di wilayah kabupaten solok kembali aman dan terjaga dengan baik,,salah satu narasumber warga setempat yang sengaja di tidak di sebut kan nama nya ini,mengatakan kepada wartawan,bahwa tambang emas ilegal ini semakin hari semakin banyak,kabar nya alat berat nya masuk dari luar daerah,masuk ke kabupaten solok,ujar salah satu warga memberikan informasi kepada media dan mengirim kan sebuah fidio.tim














