BUKITTINGGI – Nizham dan Rifki, dua siswa SMPN 1 Bukittinggi kelas 9I, terus menempa kemampuan di Sanggar Golden Generation guna mengejar target medali emas cabor dancesport pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat XVI yang direncanakan digelar Oktober 2026. Camp latihan yang berlokasi di samping Hotel Rocky Bukittinggi ini telah berjalan hampir satu tahun dengan jadwal rutin setiap Jumat, Sabtu.
Pelatih Sanggar Golden Generation, Hambalizon, menegaskan target emas bukan sekadar slogan, melainkan hasil dari proses latihan yang sudah dijalani hampir setahun penuh. “Kami tidak main-main menyiapkan Nizham dan Rifki, target kami jelas, emas Porprov 2026 harus bisa direbut nanti nya di Bukittinggi,” tegasnya.
Sanggar ini sebelumnya bernama Jam Gadang Dancer sebelum berganti nama menjadi Golden Generation, yang bermakna “generasi emas”, seiring perubahan fokus pembinaan dari komunitas hiburan menjadi wadah pembentukan atlet cabor resmi. Ham bersama Kunang yang sama-sama melatih di sanggar tersebut pernah malang melintang tampil di berbagai event, termasuk pernah unjuk kemampuan di ajang Good Talent Jakarta.
“Nama Golden Generation kami pilih bukan tanpa alasan, kami ingin anak-anak ini benar-benar jadi generasi emas Bukittinggi di Porprov nanti,” kata Kunang.
Latihan rutin yang digelar 2 hari dalam sepekan, diluar jadwal tambahan diakui Nizham membuat dirinya semakin matang secara teknik maupun mental menghadapi persaingan antar kabupaten dan kota se-Sumatera Barat. “Setiap Jumat, Sabtu, kami latihan penuh, rasanya lelah, tapi kalau ingat target emas untuk Bukittinggi, semangat itu selalu ada,” ujarnya.
Rifki menambahkan, dukungan dari sekolah dan pelatih membuat dirinya semakin yakin bisa membawa nama SMP Negeri 1 Bukittinggi harum di ajang Porprov mendatang. “Kami bawa nama SMPN 1 Bukittinggi, jadi bukan cuma soal diri sendiri, ini soal membanggakan sekolah dan kota kami,” katanya.
Ajang Porprov Sumbar XVI 2026 dipastikan tetap digelar Oktober mendatang dengan sekitar 54 cabang olahraga yang dipertandingkan, termasuk dancesport di bawah naungan Ikatan Olahraga Dancesport Indonesia (IODI). Proses pembinaan hampir satu tahun di Sanggar Golden Generation diharapkan membuahkan hasil maksimal bagi Nizham dan Rifki di ajang tersebut.
“Emas Porprov itu bukan mimpi, itu target yang sudah kami rancang matang selama hampir setahun ini.” “Bukittinggi harus bicara banyak lewat cabor dancesport,” pungkasnya.(*)








